Ada begitu baMedic_00041nyak produk unggulan dan potensial Indonesia yang belum dikenal luas oleh dunia, khususnya di benua Afrika. Salah satunya adalah produk pharmaceutical, Medical Equipment dan Optical Lenses, dimana negara kita sudah mampu memproduksi barang-barang tersebut dengan kualitas internasional. Untuk ekspor obat-obatan dari Indonesia ke negara-negara Afrika barat, selama 20 tahun terakhir telah dirintis oleh beberapa perusahaan farmasi di Indonesia, antara lain Kalbe Farma, Biofarma, Tempo Scan Pasific, Dexa Medica, Menjangan Sakti, Haduo Herbatic, Sanbe Farma; dan telah menunjukkan peningkatan signifikan untuk ekspor Indonesia ke negara-negara tersebut.

Namun demikian, masih terbuka lebar untuk produk farmasi Indonesia lainnya untuk dapat melakukan penetrasi kesana, mengingat besarnya pasar impor obat-obatan yang masih bisa dilayani oleh perusahaan farmasi Indonesia. Sebagai contoh untuk pasar Nigeria, pada tahun 2014 dilakukan importasi obat-obatan dengan Pos Tarif/HS 3004 sebesar 911,234,000.00 US$ dengan impor dari Indonesia tercatat sebesar 24,452,000.00 US$ atau kurang dari 3% dari total impor Nigeria. Sementara untuk importasi obat-obatan dengan Pos Tarif/HS 3003 dari total yang diimpor Nigeria sebesar 33,208,000.00 US$, Indonesia menempati urutan pertama dengan nilai impor sebesar 16,460,000.00 US$ atau hampir 50% dari total impor Nigeria.

Nigeria dan negara-negara Afrika Barat pada umumnya adalah negara-negara yang memiliki pertumbuhan Ekonomi cukup menggembira
kan, dengan jumlah penduduk yang membutuhkan infrastruktur kesehatan dasar semakin meningkat dari tahun ke tahun. Namun demikian, kemampuan negara-negara tersebut untuk memproduksi obat-obatan serta alat-alat kesehatan masih sangat terbatas, sehingga produk impor masih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kondisi tersebut menjadikan negara-negara tersebut sebagai tujuan investasi asing untuk meningkatkan infrastruktur kesehatannya. Di sisi lain, Indonesia saat ini telah memiliki produk-produk pharmaceutical, Medical Equipment dan Optical Lenses berkualitas internasional namun belum terlalu dikenal oleh masyarakat Afrika Barat.

Kegiatan Medic West AMedic_00036frica & Medlab West Africa Exhibition dilaksanakan pada tanggal 14-16 Oktober 2015 di Eko Convention Centre, Eko Hotel Lagos-Nigeria, setiap pukul 10.00 sampai 18.00.

Adapun ITPC Lagos-Nigeria memfasilitasi peserta Eksebisi dari Indonesia dengan menyediakan tempat eksebisi seluas 9m2, juga fasilitas penjemputan/transportasi dan informasi penginapan dengan harga miring dari Eko Hotel.

Peserta eksebisi dim
aksud dari Indonesia terdiri dari:

2 (dua) Perusahaan yang mengirim perwakilannya ke Nigeria, yaitu PT. Dutamulti Intioptic Pratama (DOMAS) dan PT. Phapros Tbk, serta 3 (tiga) perusahaan dari ASPAKI yang mengirimkan sampel, yaitu dari PT. Sugih Instrumendo Abadi, PT.Oneject Indonesia dan PT. Arista Latindo.